Pembahasanrelief fauna pada dinding candi Borobudur merekam data keanekaragaman hayati fauna Indonesia dan India yang ada dalam kebudayaan Jawa pada abad 9-11 Masehi. Ditemukan 24 jenis fauna yang diabadikan pada relief candi Borobudur. Relief fauna di dinding candi Borobudur mengandung nilai sejarah, nilai budaya, dan Reliefrelief tersebut juga merupakan bentuk kesenian yang dipengaruhi oleh akulturasi budaya Budha dengan Indonesia. Relief naratif dalam candi Budha, contohnya pada Candi Borobudur menceritakan tentang kelahiran Bodhisatva, kehidupan Buddha sebelum menjadi Dewa, perjalanan Sudhana, dan masih banyak lagi. Metodeyang dilakukan adalah mengenalkan adanya pemusik di relief Candi Borobudur. Relief sebagai objek pembelajaran dikenalkan sebagai bahan pelajaran yang menyenangkan, yakni belajar sambil bermain. tertinggi Pada bangunan candi, Sambharamarga disimbolkan pada Candi Mendut; Prayogamarga pada Candi Pawon dan Lokottara disimbolkan pada Candi Borobudur. Candi itu terletak di permukaan bukit sebagai lambang "dunia atas" dan terdiri dari 10 tingkat lambang dari Dasabhoddhisattvabhumi (Wkjosuparto 1964:76—77). Wirjosuparto tidak memper 11Latar Belakang Pemilihan Tema dan Jenis Karya. Latar belakang pada laporan proyek studi yang berjudul "Komponen Candi Borobudur sebagai Subjek dalam Karya Seni Gambar" ini terdiri atas pemilihan tema dan jenis karyanya. Pada subbab ini akan dijelaskan secara rinci mengenai hal tersebut. 1.1.1 Pemilihan Tema. Dongengtentang pembangunan Candi dengan menggunakan perekat telor sesungguhnya bukanlah tanpa alasan. Dalam sejarah Indonesia tertulis bahwa bangunan bersejarah, seperti candi, masjid atau benteng pada zaman dahulu salah satu bahan perekat pengganti semen adalah dengan (putih) telor, dicampur dengan campuran, kapur, pasir, dan tanah liat, seperti Masjid Sultan Riau Penyengat di Tanjung Pinang 6fJ7ny.

relief pada candi borobudur dibuat menggunakan teknik